Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari ukuran perusahaan,
struktur aktiva, pertumbuhan penjualan dan profitabilitas terhadap struktur modal
perusahaan baik secara simultan maupun parsial. Objek penelitian yang digunakan
adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
pada tahun 2012-2016. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling
dalam penentuan sampel penelitian. Jumlah perusahaan yang terpilih sebagai
sampel penelitian adalah 11 perusahaan dari 18 perusahaan yang terdaftar pada
sektor makanan dan minuman. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif.
Variabel dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan, struktur aktiva,
pertumbuhan penjualan dan profitabilitas sebagai variabel bebas dan struktur
modal sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari
tahun 2012-2016. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan
analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran
perusahaan tidak signifikan terhadap struktur modal dikarenakan nilai signifikansi
sebesar 0,286 > 0,05, struktur aktiva berpengaruh signifikan terhadap struktur
modal dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05, pertumbuhan penjualan
berpengaruh signifikan terhadap struktur modal karena nilai signifikansi sebesar
0,004 < 0,05, profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap struktur modal karena
nilai signifikansi sebesar 0,002 < 0,05, sedangkan ukuran perusahaan, struktur
aktiva, pertumbuhan penjualan dan profitabilitas secara bersama-sama
berpengaruh signifikan terhadap struktur modal dengan nilai signifikansi 0,000 <
0,05. Nilai R square menunjukkan bahwa variabel ukuran perusahaan, struktur
aktiva, pertumbuhan penjualan dan profitabilitas mampu menjelaskan variansi
struktur modal sebesar 31,2%, sedangkan sisanya sebanyak 68,8% dipengaruhi
atau dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model
penelitian ini.