Abstract :
Audit merupakan suatu proses untuk mengurangi ketidakselarasan informasi yang
terdapat antara manajer dan pemegang saham. Untuk itu diperlukan pihak ketiga
(Akuntan Publik) yang dapat memberi keyakinan kepada investor dan kreditor
bahwa laporan keuangan yang disajikan oleh manajemen dapat dipercaya..
Penelitian ini menggunakan data primer berupa jawaban-jawaban responden dari
pengumpulan data kuesioner. Penelitian ini menggunakan metode sampling jenuh
dalam penentuan sampel dan ada 44 sampel yang memenuhi kriteria. Penelitian
ini menggunakan analisis regresi linear berganda untuk teknik analisis datanya,
dimana hasil penelitian menunjukkan variabel kompetensi, independensi dan
pengalaman kerja auditor berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit dengan
hasil koefisien determinasi/ R Square (R2
) sebesar 37,7% sedangkan sisanya
62,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Secara parsial kompetensi, independensi dan pengalaman kerja berpengaruh
signifikan terhadap kualitas audit. Nilai thitung untuk variabel kompetensi (X1)
yaitu -2,067 lebih kecil dibandingkan dengan ttabel 2,026 atau nilai sig t 0,045 lebih
kecil dari 0,05. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dinyatakan H0 ditolak dan
Ha diterima untuk variabel kompetensi, dengan demikian secara parsial variabel
kompetensi (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas audit (Y). Nilai
thitung untuk variabel independensi (X2) yaitu 2,188 lebih besar dibandingkan
dengan ttabel 2,021 atau nilai sig t 0,035 lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan hasil
yang diperoleh maka dinyatakan H0 ditolak dan Ha diterima untuk variabel
independensi, dengan demikian secara parsial variabel independensi (X2)
berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas audit (Y). Nilai thitung untuk
variabel pengalaman kerja (X3) yaitu 3,659 lebih besar dibandingkan dengan ttabel
2,021 atau nilai sig t 0,001 lebih kecil dari 0,05. Berdasarkan hasil yang diperoleh
maka dinyatakan H0 ditolak dan Ha diterima untuk variabel pengalaman kerja,
dengan demikian secara parsial variabel pengalaman kerja (X3) berpengaruh
secara signifikan terhadap kualitas audit (Y).