Abstract :
Keselamatan kerja yaitu proses merencanakan dan mengendalikan situasi yang
berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja melalui persiapan prosedur operasi
standar yang menjadi acuan dalam bekerja. Keselamatan kerja bertalian dengan
kecelakaan kerja, yaitu kecelakaan yang terjadi di tempat kerja atau dikenal dengan
istilah kecelakaan industri. Kecelakaan industri ini secara umum dapat diartikan
sebagai suatu kejadian yang tidak diduga semula dan tidak dikehendaki yang
mengacaukan proses yang telah diatur dari suatu aktivitas. PT. Amtek Re?engineering Batam memiliki kasus kecelakaan kerja yang terjadi setiap bulan pada
departemen stamping. Jumlah kasus kecelakaan kerja paling tinggi terjadi pada
bulan Agustus 2017 sebanyak 8 kasus kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui risiko keselamatan kerja dan cara pengendalian risiko
keselamatan serta untuk mengetahui risiko keselamatan yang memerlukan tindak
lanjut sesegera mungkin. Analisis keselamatan kerja dalam penelitian ini
menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment and Risk
Control). Hasil analisis pada 7 tahapan proses produksi menghasilkan 2 proses
dengan tingkat risiko Ekstrim yaitu proses set up tooling dan proses tool down
dengan nilai concequence 4 dan likelihood 4. Pengendalian pada proses set up
tooling dan proses tool down yaitu memodifikasi mesin dengan menambahkan
rooler yang dikendalikan oleh mesin pada bagian depan mesin dan bagian dalam
mesin. Dengan adanya rooler operator hanya perlu mendorong tooling saat masuk
dan keluar dari mesin. Menggunakan APD sesuai SOP, menata ulang tata letak
mesin yang terlalu sempit untuk mempermudah saat set up tooling dan tool down
serta melakukan preventive maintenance untuk memastikan mesin dan peralatan
yang digunakan pada saat set up tooling dan tooldown dalam kondisi layak pakai.