Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Cayadi, Leonixander
Subject
620.004 Teknik Desain, Pengujian, Pengukuran, Kualitas, Perawatan, Pemeliharaan, Perbaikan
Datestamp
2023-10-04 11:37:27
Abstract :
Suatu perusahaan membutuhkan adanya tingkat mutu yang tinggi agar dapat
bersaing dengan perusahaan lainnya. Setiap perusahaan dalam persaingan dituntut
untuk selalu berkompetisi dengan perusahaan lain di dalam industri yang sejenis.
Salah satu cara agar bisa memenangkan kompetisi atau paling tidak dapat
bertahan dalam kompetisi tersebut adalah dengan memberikan perhatian penuh
dan menjaga mutu produk yang dihasilkan oleh perusahaan sehingga bisa
mengungguli produk yang dihasilkan oleh pesaing. Suatu metode pengendalian
mutu dengan menggunakan alat bantu statistik digunakan untuk mengukur
seberapa besar tingkat kerusakan produk yang dapat diterima oleh perusahaan
dengan menentukan batas toleransi dari cacat produk yang dihasilkan. Data-data
penelitian ini diolah dengan metode Statistical Quality Control (SQC) dan uji Chi
Square. Berdasarkan hasil pengolahan data, didapatkan jumlah reject pada bulan
Oktober 2017 adalah sebanyak 18,51% yang dimana sudah melewati jumlah
reject kumulatif standar dari perusahaan yaitu sebesar 12%. Dari hasil analisis
diagram sebab akibat yaitu dilakukan dengan proses observasi lapangan dan
wawancara terdapat empat faktor yang mempengaruhi pengendalian mutu proses
turning produk tatsu ialah mesin, manusia, metode, dan material. Pada uji Chi
Square didapatkan hasil X2
hiitung < X2
tabel (6,34 <16,92), maka dapat
disimpulkan bahwa faktor-faktor penyebab jenis cacat sangat signifikan
mempengaruhi jenis cacat turning