Abstract :
Penyimpanan pada gudang distribusi merupakan aspek yang sangat penting untuk
diperhatikan, walaupun terkadang hanya disimpan dalam waktu yang sangat
singkat, namun seringkali barang yang masuk dan keluar tidak terdistribusi sesuai
tanggal masuk dan keluarnya barang sehingga barang yang baru datang terkadang
lebih dahulu di keluarkan. Selain itu penataan barang yang kurang rapi membuat
gudang terlihat sempit. Tata letak barang di dalam gudang yang kurang baik
membuat petugas gudang kesulitan untuk mengambil atau meletakkan barang.
Gudang yang baik dan benar bukan berarti luas dan besar, tetapi bagaimana cara
merancang setiap inci gudang tersebut agar mempunyai manfaat yang tidak
merugikan perusahaan. Proses penempatan produk dengan menggunakan metode
Shared Storage adalah dengan menyusun area penyimpanan berdasarkan kondisi
luas lantai gudang, kemudian diurutkan ke area yang paling dekat sampai ke area
yang paling jauh dengan pintu keluar masuk. Share Storage merupakan metode
pengaturan tata letak gudang yang menggunakan prinsip FIFO (first in fisrt out)
dimana barang yang paling banyak order dan cepat dikirim akan ditempatkan pada
pintu keluar. Jumlah kebutuhan area penyimpanan adalah sebanyak 86 area, dan
luas total luas area yang tersedia adalah 450 m2
. Lebar gang yang diperlukan hand
jack saat membawa barang adalah 3.25 m2 sehingga memenuhi ruang kebutuhan
sebanyak 75 m2