DETAIL DOCUMENT
Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Unit Kegiatan Pengelolaan Limbah B3 di PT Desa Air Cargo Batam
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Zaki, Zaki
Subject
658.155 Manajemen Pemasukan dan Pengeluaran 
Datestamp
2023-10-05 05:01:19 
Abstract :
PT. Desa Air Cargo Batam adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang berlokasi di KPLI?Kabil, Jalan Raya Pelabuhan Kabil, Kota Batam. Proses kegiatan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) melalui beberapa tahapan seperti pengangkutan limbah B3 darat dan laut, pengumpulan, penyimpanan sementara, insinerasi, crushing, shreeding, pressing, electro coagulant, mixing, recovery aki bekas, metal, plastic, dan glycerine pitch. Dalam menjalankan aktivitas operasional, pekerja langsung berhadapan dengan proses pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang terdiri dari banyak mesin mekanik, panas dan tajam, juga area kerja pengelolaan limbah B3 dengan jenis limbah dan klasifikasinya yang tergolong beracun dan berbahaya dengan adanya interaksi antar limbah, sehingga manajemen risiko terhadap keselamatan dan kesehatan kerja menjadi penting. Metode penelitian ini menggunakan metode FINE dengan teknik analisis data semikuantitatif yang mengacu pada AS/NZS 4360:2004. Adapun hasil dari penelitian yang dilakukan pada 9 tahapan pekerjaan pada unit kegiatan pengelolaan limbah B3 di PT Desa Air Cargo Batam antara lain: Terhirup uap atau bau dan partikel debu, Terpajan panas, Jari terjepit, Ketulian atau kerusakan pada indera pendengaran, dan tersembur cairan sisa. Risiko tertinggi berdasarkan penilaian risiko K3 adalah pada kegiatan pengumpulan dan penyimpanan sementara limbah B3 yaitu Terhirup uap atau bau dan partikel debu dengan skor risiko 500 dan masuk kategori very high yaitu Penghentian aktifitas sampai tingkat risiko dikurangi. Berdasarkan hasil identifikasi dan penilaian risiko dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan pengendalian yang dilakukan berdasarkan hierarki pengendalian risiko untuk mengurangi kecelakaan terhirup uap atau bau dan partikel debu secara terus menerus yaitu dengan pihak manajemen memberikan pelatihan mengenai cara kerja aman, memperbaiki kondisi pabrik, dan melakukan pemeriksaan rutin terhadap pekerja, mesin, dan APD 
Institution Info

Universitas Putera Batam