Abstract :
PT Schneider Electric Manufacturing Batam merupakan salah satu perusahaan
yang bergerak di bidang kontrol otomatisasi dengan memproduksi barang?
barang listrik seperti kontaktor LC7K. Departemen k.contactor front line dua
merupakan line yang memproduksi barang LC7K. Pada line k.contaktor front line
dua terdapat tujuh jenis pekerjaan yaitu moving, arc shield, manual solder,
assembly, auto solder, screwing, dan visual. Setiap pekerjaan pada PT Schneider
Electric Manufacturing Batam memiliki tingkat beban kerja yang berbeda-beda.
Banyak ditemui beban kerja yang tidak sesuai dengan kapasitas pekerja, hal ini
disebabkan tingginya permintaan barang LC7K. Namun, meningkatnya
permintaan barang LC7K, tidak sejalan dengan kualitas barang. Banyaknya reject
pada barang LC7K mengharuskan dilakukannya proses rework. Hampir semua
proses yang ada di departmen k.contaktor front line dua menyebabkan reject pada
barang LC7K, salah satunya yang terbanyak berada pada proses auto solder.
Banyaknya tuntutan tinggi agar barang LC7K terhindar dari reject menyebabkan
beban kerja mental bagi pekerja k.contaktor front line dua. Penelitian ini bertujuan
untuk mengukur sejauh mana pengaruh beban kerja mental terhadap pekerjaan
yang ditanggung oleh pekerja di departemen k.contaktor front line dua dan
mengetahui indikator dominan yang mempengaruhi beban kerja mental pekerja di
departemen k.contaktor front line dua. Populasi yang ada di dalam penelitian ini
sebanyak tujuh proses kerja yang ada di departemen k.contaktor front line dua.
Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah Non Probability
Sampling yaitu sampling jenuh. Metode yang digunakan pada penelitian ini
adalah metode NASA-TLX. Metode NASA-TLX adalah suatu metode
pengukuran beban kerja mental yang bersifat subyektif dan metode pengumpulan
datanya melalui kuesioner yang akan diisi responden. Hasil penelitian dengan
menggunakan metode NASA-TLX ini menunjukkan beban kerja tinggi terdapat
pada pekerjar auto solder yaitu sebesar 79 dan manual solder sebesar 78,44 dan
beban kerja rendah terdapat pada pekerja visual yaitu sebesar 24,33.