DETAIL DOCUMENT
Sistem Irigasi Otomatis pada Tanaman Padi Menggunakan Arduino dan Sensor Kelembapan Tanah
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Setiobudi, Rianto
Subject
005.2 Pemrograman untuk Tipe Komputer, Sistem Operasi dan Tampilan Muka Pengguna Tertentu 
Datestamp
2023-10-05 05:04:20 
Abstract :
Nasi adalah makanan pokok penduduk Indonesia. Iklim di Indonesia sangat mendukung penanaman padi yang kemudian dijadikan beras. Penanaman padi di daerah-daerah tertentu di Indonesia dapat menghasilkan panen hingga 3 kali dalam 1 tahun. Tidak semua daerah di Indonesia bisa merasakan panen padi hingga 3 kali dalam 1 tahun. Ini karena selama beberapa tahun terakhir curah hujan tidak pasti. Hal ini mengakibatkan kurangnya air untuk irigasi pengairan padi. Mengatur irigasi air berdasarkan kelembaban tanah dan arduino maka diharapkan air yang ada selama musim kemarau dapat memenuhi kebutuhan irigasi padi. Irigasi otomatis menggunakan sensor kelembapan tanah yang diaplikasikan pada padi dengan media tanam kompos dalam wadah ember dengan diameter 42 cm dan kompos sedalam 18 cm membutuhkan air sebanyak 18,6 liter air dalam 3,8 bulan atau 115 hari. Didalam waktu yang sama dimana irigasi dengan menggenangi tanaman padi menghabiskan air sebanyak 20,3 liter air. Terjadi perbedaan 8,37% antara irigasi tergenang dengan irigasi menggunakan sistem irigasi otomatis dengan menggunakan arduino. 
Institution Info

Universitas Putera Batam