Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Siregar, Rahmad Syahputra
Subject
004 Pemrosesan Data, Ilmu Komputer, Teknik Informatika
Datestamp
2023-10-05 05:09:51
Abstract :
Tikus merupakan hewan mamalia yang sering di jumpai sekitar rumah. Tikus
dapat menularkan penyakit bagi manusia, melalui kutu, urin dan fases ketika
terkontaminasi dengan makanan, bahan makanan, atau air pencuci bahan makanan,
piring atau air mandi. Dengan adanya hewan pengerat seperti tikus di rumah sangat
tidak diharapkan bagi pemilik rumah. Maka itu dibutuhkan sebuah perangkap tikus
yang dapat memberitahukan kepada pemilik rumah jika ada tikus yang
terperangkap tanpa harus melakukan pengecekan setiap saat pada perangkap
tersebut. Arduino merupakan salah satu sistem mikrokontroller yang berbasis open
source. Istilah arduino dapat dibagi menjadi dua sistem yaitu hardware dan
software. Selain sistem pengendali, saat ini perkembangan teknologi sensor sangat
membantu salah satunya sensor PIR (Passive Infra Red) merupakan jenis sensor
yang digunakan untuk mendeteksi gerakan melalui pancaran energi infra merah.
Gerakan yang di deteksi pada umumnya adalah gerakan manusia dan hewan karena
memiliki panjang gelombang dengan nilai tertentu. mengetahui cara kerja dan hasil
dari perangkap tikus menggunakan sensor PIR (Passive Infra Red) berbasis
Arduino Uno. Jadi tidak semua pancaran energi infra merah dapat diterima oleh
sensor ini. Ketika tikus belum masuk ke dalam perangkap, sensor masih dalam
keadaan LOW. Kemudian ketika ada tikus yang sudah masuk ke dalam perangkap,
sensor mulai aktif dan kemudian motor servo bergerak buzzer berbunyi dan LED
Red menyala. Sehigga tikus yang terperangkap langsung dapat diketahui tanpa
harus melakukan pengecekan terus menerus