DETAIL DOCUMENT
Perbedaan Kualitas Informasi Akuntansi Sebelum dan Sesudah Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Convergensi IFRS
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Damanik, Sarmedi
Subject
657.0285 Pengolahan dan Analisa Data di Bidang Akuntansi 
Datestamp
2023-10-06 05:15:13 
Abstract :
Informasi akuntansi yang berkualitas adalah informasi akuntansi yang relevan, realiability, komparabiliti dan konsistensi. Dalam mewujudkan informasi akuntansi tersebut dibutuhkan standar akuntansi keuangan dalam menjaga kekonsistensi informasi akuntansi tersebut. Di Indonesia standar akuntansi keuangan yang baru di adopsi adalah IFRS ( International financial Reporting Standart).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kualitas informasi akuntansi sebelum dan sesudah adaptasi International Financial Reporting Standart (IFRS) di Indonesia. Variabel yang digunakan untuk mengukur kualitas informasi akuntansi, seperti manajemen laba, relevansi nilai. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik purposive sampling dari sub kelompok makanan olahan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2010 sampai 2013. Penelitian ini dianalisis dengan metode Uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak adanya perbedaan kualitas informasi akuntansi dengan menggunakan manajemen laba sebelum dan sesudah konvergensi IFRS di Indonesia, signifikan tingkat earning management sebelum dan sesudah penerapan IFRS karena signifikansi < 0,05 sedangkan angka sig-2 tailed menunjukkan angka 0,801. namun dari hasil penelitian ini dianalisis dengan metode Uji Paired T, adanya perbedaan yang ditunjukkan kualitas informasi akuntansi menggunakan relevansi nilai sebelum dan setelah konvergensi IFRS di Indonesia. EPS sebelum dan sesudah convergensi IFRS pada angka EPS sebelum dan sesudah convergensi IFRS menunjukkan hasil nilai probabilitas atau sig- 2- tailed menunjukkan angka < dari 0,05 yakni 0,001 maka terdapat perbedaan EPS sebelum dan sesudah Convergensi IFRSdengan ketentuan jika probabilitas atau sig- 2- tailed menunjukkan angka < dari 0,05 maka terdapat perbedaan . Berdasarkan hasil uji paired samples test Untuk Indiaktor kedua Yakni PBV diaman angka sig-2-tailed menunjukkan angka 0,000. 
Institution Info

Universitas Putera Batam