Abstract :
Kerja fisik adalah kerja yang memerlukan energi fisik otot manusia sebagai
sumber tenaga (power). Kerja fisik yang berlebihan akan mengakibatkan keluhan
terhadap pekerja. PT Austin Engineering Indonesia merupakan perusahaan yang
bergerak di bidang manufaktur pembuatan alat berat yang terdiri dari proses
fabrikasi dan perakitan/assembly. Produk yang di hasilkan PT Austin Engineering
antara lain adalah body dump truck yang terdiri dari canopy dan chasis. Selama
dalam proses perpindahan canopy dan chasis harus diikat dengan menggunakan
rantai yang cukup berat dan besar, proses pengikatan ini dilakukan secara manual
dengan bantuan 4 orang operator. Sehingga menyebabkan kelelahan pada
operator, serta resiko kecelakaan kerja dan resiko terjadinya cacat pada body
dump truck pada saat proses perpindahan. Nordic Body Map (NBM) merupakan
kuesioner untuk menentukan keluhan dari 28 bagian yang ada pada tubuh
manusia. % CVL menentukan klasifikasi beban kerja berdasarkan peningkatan
denyut nadi kerja yang dibandingkan dengan denyut nadi maksimum. Sehingga
penelitian ini bertujuan untuk menentukan keluhan pada pekerja dengan kuesioner
NBM, menentukan persentase Cardiovascular Load (% CVL) dan melakukan
perancangan Trolley untuk pengangkatan. Berdasarkan hasil dari penyebaran
kuesioner NBM (Nordic Body Map) terhadap 4 orang pekerja ditemukan bahwa
nilai tertinggi keluhan berada pada pinggang, pergelangan tangan kiri, tangan
kanan, betis kiri dan betis kanan dengan nilai 75%. Berdasarkan tabel data
perhitungan denyut nadi terhadap 4 operator didapat bahwa rata-rata %CVL >
30% yang berarti perlu adanya tindakan perbaikan yaitu dengan perancangan
trolley. Setelah dilakukan perancangan trolley didapat nilai NBM dan % CVL
maka tingkat kelelahan pekerja menurun