Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji adanya pengaruh rasio profitabilitas yang
diukur dengan menggunakan return on assets (ROA), likuiditas yang diukur
dengan current ratio (CR), dan leverage yang diukur dengan menggunakan debt
to equity ratio (DER) untuk memprediksi financial distress pada perusahaan
manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini termasuk
penelitian kausatif sedangkan populasi penelitian diambil dari perusahaan
manufaktur (sektor industri barang konsumsi) yang tedaftar di BEI tahun 2013-
3017. Untuk sampel penelitian ini ditentukan dengan metode purposive sampling
sehingga diperoleh 8 sampel perusahaan. Jenis data sekunder ini diperoleh dari
Indonesia Stock Exchange (IDX).Metode analisis yang diggunakan adalah analisis
regresi dengan menggunakan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa uji kesesuaian regresi logistik signifikan.Hal ini
menunjukkan bahwa regresi logistik mampu memprediksi financial distress
perusahaan manufaktur pada periode penelitian. Hasil uji SPSS versi 22, hasil uji t
(parsial) menunjukkan bahwa return on assets (ROA-X1) memiliki pengaruh
signifikan terhadap financial distress, sedangkan curren ratio (CR-X2) dan debt to
equity ratio (DER-X3) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap financial
distress. Hasil uji f (simultan) menunjukkan bahwa variabel return on assetsP
(ROA-X1), current ratio (CR-X2, dan debt to equity ratio (DER-X3)) secara
bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap financial distress. Hal ini
menunjukkan bahwa model ini mampu memprediksi kondisi financial distress
perusahaan manufaktur periode 2013-2017.