Abstract :
Memperoleh return merupakan tujuan utama dari aktivitas perdagangan para
investor di pasar modal, dengan cara berinvestasi saham. Penelitian ini bertujuan
untuk menguji pengaruh Debt to Equity Ratio, Current Ratio dan Return On Asset
terhadap return saham. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari
data Laporan Keuangan Tahunan perusahaan barang konsumsi di Bursa Efek
Indonesia periode 2013-2017 dengan jumlah populasi dalam sebanyak 47
perusahaan. Jumlah sampel yang diambil berdasaran metode purposive sampling
adalah sebanyak 7 perusahaan dengan jumlah 35 data. Teknik analisis yang
digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda yang bertujuan
untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai hubungan antara
variabel. Sedangkan uji asumsi klasik yang digunakan dalam penelitian ini
meliputi uji normalitas, uji multikolonieritas, uji heteroskedastisitas dan uji
autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Debt to Equity
Ratio (DER) berpengaruh signifikan terhadap return saham dengan nilai thitung
2,429 > ttabel 2,039 dan tingkat signifikansi 0,021 < 0,05. Current Ratio (CR) tidak
berpengaruh signifikan terhadap return saham dengan nilai thitung -1,080 < ttabel
2,039 dan tingkat signifikansi 0,288 > 0,05. Return On Asset (ROA) berpengaruh
signifikan terhadap return saham dengan nilai thitung 3,839 > ttabel 2,039 dan tingkat
signifikansi 0,001 < 0,05. Secara simultan variabel Debt to Equity Ratio (DER),
Current Ratio (CR) dan Return On Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap
return saham perusahaan barang konsumsi dengan nilai Fhitung 5,786 > Ftabel 2,91
dengan signifikansi 0,003 < 0,05. Dari hasil pengujian koefisien determinasi
(Adjusted R Square) diperoleh hasil koefisien determinasi 29,7% Debt to Equity
Ratio (DER), Current Ratio (CR) dan Return On Asset (ROA) terhadap return
saham dan 71,3% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam
penelitian ini.