Abstract :
Profitabilitas perusahaan adalah suatu pencapaian perusahaan meningkatkan laba
bersihnya. Peningkatan hutang akan mempengaruhi besar kecilnya laba perusahaan
yang mencerminkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi semua kewajibannya.
Beberapa bagian modal sendiri yang digunakan untuk membayar seluruh
kewajibannya, karena semakin besar penggunaan hutang maka akan semakin besar
kewajibannya. Berawal dari aktivitas perusahaan yakni penjualan maka piutang
timbul, Piutang sebagai asset yang materil bagi perusahaan, karena sebagian besar
penjualan umumnya dilakukan secara kredit. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui apakah hutang jangka pendek dan perputaran piutang berpengaruh
terhadap profitabilitas perusahaan. profitabilitas merupakan rasio yang digunakan
untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba perusahaan.
Hutang adalah kewajiban lancar yang harus dibayar. Pengumpulan data dilakukan
dengan cara mengumpulkan laporan keuangan selama periode 2013-2017. Tujuan
penelitian adalah Untuk mengetahui pengaruh hutang jangka pendek dan perputaran
piutang terhadap profitabilitas perusahaan. Analisis yang digunakan dalam penelitian
ini meliputi uji asumsi klasik diantaranya uji normalitas, uji multikolinieritas, uji
komolgrov-smirnov, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. Alat analisis yang
digunakan adalah uji regresi linier berganda, uji T, uji F, dan koefisien determinasi
dengan menggunakan software program SPSS versi 22. Hasil uji asumsi klasik
menunjukkan data berdistribusi normal. Hasil penelitian membuktikan bahwa hutang
jangka pendek secara parsial berpengaruh negatif terhadap profitabilitas, perputaran
piutang secaraa parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Hutang
jangka pendek dan perputaran piutang secara simultan berpengaruh signifikan
terhadap profitabilitas perusahaan