Abstract :
Kecelakaan kerja yang terjadi di perusahaan distributor berkaitan dengan
pekerjaan yang menggunakan manual handling. Penelitian ini bertujuan untuk
untuk mengetahui tingkat risiko postur kerja dalam menggunakan metode REBA
di Gross Prima Batam. Akitivitas pemindahan barang masih banyak dilakukan
dengan cara pengangkatan secara manual. Pengangkatan secara manual ini sering
menyebabkan terjadinya cidera pada bagian tubuh pekerja khususnya bagian
tulang belakang atau Musculos Skeletal. Pekerja yang melakukan pengangkatan
barang yang berat mendapatkan keluhan berupa cepat capek dan sakit pada bagian
pinggang. Dari hasil kueisoner Nordic Body Map terdapat keluhan pekerja pada
seluruh bagian tubuh. Peneliti menggunakan metode REBA dalam mengukur
besarnya tingkat resiko suatu aktivitas pengangkatan. Hasil yang didapatkan dari
mengukur tingkat resiko cidera pada aktivitias mengangkut barang berupa beras,
dan 2 karton air mineral dengan cara punggung dengan metode REBA adalah
sebesar 6,00 dan 5,66 yang keduanya termasuk tingkat resiko sedang dan perlu
adanya tindakan perbaikan, sedangkan pada aktivitas mengangkut 2 karton air
mineral dengan cara merangkul dengan metode REBA adalah sebesar 7,66
termasuk tingkat resiko tinggi dan perlu perbaikan segera. Kesimpulan yakni
Tingginya tingkat risiko pada postur kerja disebabkan oleh postur kerja yang
kurang ergonomis, para pekerja masih banyak punggung membungkuk pada saat
bekerja, posisi duduk yang tidak ergonomis atau tidak benar dan berdiri terus
menerus tanpa beristirahat, Saran yang diberikan adalah upaya perbaikan postur
kerja, melakukan istirahat yang cukup saat melakukan pekerjaan yang cukup lama
dan pemberian training manual handling.