DETAIL DOCUMENT
Analisis Kecelakaan Kerja dengan Menggunakan Metode Hazard And Operability Study pada PT Cameron A Schlumberger Company
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Abriyanto, Octavianus
Subject
338 Produksi, Ekonomi Industri 
Datestamp
2023-10-09 06:45:37 
Abstract :
Di Indonesia, kasus kecelakaan kerja berdasarkan data PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) 2013 memperlihatkan bahwa sekitar 0,7 persen pekerja Indonesia mengalami kecelakaan kerja yang mengakibatkan kerugian nasional mencapai Rp 50 triliun, sedangkan data Internasional Labour Organization (ILO) tahun 2013, 1 pekerja di dunia meninggal setiap 15 detik karena kecelakaan kerja dan 160 pekerja mengalami sakit akibat kerja. Tahun sebelumnya (2012) ILO mencatat angka kematian dikarenakan kecelakaan kerja sebanyak 2 juta kasus setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengobservasi sumber bahaya sehingga dapat dikendalikan dengan menggunakan metode Hazard and Operability Study. Hazard and Operability Study atau lebih dikenal sebagai HazOp adalah standar teknik analisis bahaya yang digunakan dalam persiapan penetapan keamanan dalam sistem baru atau modifikasi untuk suatu keberadaan potensi bahaya atau masalah operabilitasnya. Risiko bahaya pada proses produksi di departemen Assy and Test berasal dari stasiun kerja perakitan, stasiun kerja pengetesan, stasiun kerja blasting dan stasiun kerja pengecatan antara lain iritasi kulit akibat chemical mengenai kulit, gangguan pendengaran, terjepit, terluka, patah tulang, cacat, kematian, dan lain ? lain. Pengendalian bahaya berdasarkan hierarki pengendalian bahaya yang dapat dilakukan antara lain mengganti stamping manual dengan menggunakan mesin stamping pada substitusi, menggunakan overhead crane pada engineering control lifting plan pada pengendalian administratif dan menggunakan impact gloves pada PPE. 
Institution Info

Universitas Putera Batam