Abstract :
Hasil identifikasi bahaya terhadap kesehatan kerja dengan menggunakan
metode Hazard and Operability Study (HAZOP) pada CV. CITRA ANUGERAH
BERSAMA adalah sebagai berikut, temuan bahaya yang dapat merusak kesehatan
yang sering terjadi adalah melakukan kontak secara langsung dengan material yang
kotor dan berdebu, kelelahan, salah posisi saat mengangkat, tertimpa benda. Hal ini
menimbulkan risiko seperti, iritasi mata, infeksi pernapasan, infeksi bakteri dan
virus akibat debu dan kotoran, keseleo, nyeri otot dan cidera yang fatal akibat
tertimpa benda seperti kayu pallet dll. Tingkatan risiko pada aktivitas sortir yaitu
rendah memiliki nilai rata-rata sebesar 1 dan 2 sedangkan pada tingkatan sedang
memiliki rata-rata 8 dan 10.
Dalam penelitian ini ditentukan posisi penugasan yang baik dan benar seperti
berikut : fany di sortir kertas (600kg), sity di sortir kardus (800kg), triono di sortir
plastik (800kg), hendro di sortir kaleng (600kg), dede di sortir kayu pallet (250pcs),
jumiaty di sortir pollifom (700kg). Berdasarkan keluhan musculoskeletal yang
diajuakan melalui kuesioner Nordic body map maka didapatkan hasil sebagai
berikut: kertas 16%, kardus 16%, plastik 16%, kaleng 16%, pollifom 15 %, dan
kayu pallet 21%. Dari hasil diatas maka aktivitas sortir yang berdampak paling
buruk untuk kesehatan adalah sortir kayu pallet dengan tingkat keluhan
musculoskeletal sebesar 21 %