Abstract :
PT. Volex Indonesia merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak
dibidang produksi kabel yang berlokasi disekupang batam. Permasalahan yang
terjadi di PT. Volex Indonesia yaitu tentang keselamatan dan kesehatan kerja
mengakibatkan resiko kecelakaan kerja yang dialami oleh karyawan khususnya di
area proses produksi. Kurangnya perhatian tentang keselamatan dan kesehatan
kerja terhadap karyawan produksi PT. Volex Indonesia sehingga mengakibatkan
resiko kecelakaan kerja di area produksi. Suatu penjelasan yang cukup jelas bagi
para pekerja mengenai tentang keselamatan dan kesehatan kerja agar terhindar
dari bahaya resiko kecelakaan kerja saat melaksanakan pekerjaan.Metode
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analitytical
Hierarchy Process (AHP) yang merupakan suatu teori umum tentang pengukuran
yang digunakan untuk menemukan skala rasio dari perbandingan berpasangan
yang diskrtit maupun kontinu. Faktor-faktor yang menyebabkan resiko kecelakaan
kerja pada operator proses produksi line PW-4 (Philips) di PT.Volex Indonesia
adalah mesin Outher Stripping faktor kecelakaan tergores 29,5 %, mesin
CrimpingConectorfaktor kecelakaan terkena arus listrik 29,5% dan pada mesin
Insert Housingdengan faktor tergores 30,4%. Maka didapat faktor yang paling
dominan yang meyebabkan potensi bahaya di departemen produksi adalah faktor
mesin Insert Housing dengan faktor kecelakaan tergores dengan bobot nilai
tertinggi dari ke semua faktor kecelakaan yang telah dihitung jumlah bobot
prioritasnya yaitu 30,4 %.