Abstract :
UKM PAK UDIN adalah pabrik yang bergerak dalam industri rumah tangga yang
memproduksi tahu goreng yang dibuat dari bahan kacang kedelai asli. Berdasarkan
pengamatan peneliti yang langsung terjun ke tempat pabrik tahu, peneliti mendapati
pekerjaan yang berulang-ulang dalam proses pemotongan tahu. Menurut peneliti proses
pemotongan tahu dapat di minimalisir untuk mengurangi pergerakan tangan saat
pemotongan tahu dan juga untuk menghemat waktu proses pemotongan. Tujuan
penelitian ini adalah untuk merancang ulang alat pemotong tahu yang lebih efesien untuk
meminimalisir pergerakan tangan saat proses pemotongan . Jenis penelitian ini adalah
deskriptif kuantitatif yaitu menhitung waktu siklus, waktu normal, dan output standar.
Penelitian ini menggambarkan secara jelas elemen-elemen kerja pembuatan tahu, dari
hasil dan analisa 20 data pengamatan yang dilakukan dengan 6 elemen kerja proses
pembuatan tahu didapatkan Waktu siklus sebesar 82,67 menit, waktu normal sebesar
94,24 menit,waktu standar sebesar 104,7 menit. Jumlah output standar yang bisa di
hasilkan oleh UKM Pak Udin sebesar 4841,26 pcs/8 jam kerja. Merancang alat
pemotong tahu, membandingkan alat pemotong tahu desain lama dan desain baru, alat
pemotong tahu yang lama mengunakan pengaris kayu dan pisau, sedangkan untuk
perancangan alat baru mengunakan plat alminium dengan ukuran tinggi 2.5 cm, lebar 55
cm dan panjang 48 cm. Sebelum perancangan waktu proses pemotongan satu loyang ±
60 detik dan mengunakan 22 gerakan setelah perancangan ± 18 detik dan hanya
mengunakan satu gerakan. Adanya perbedaan hasil dapat dilihat dari alat pemotong lama
dengan alat pemotong yang baru, dan hal itu juga dapat dilihat dari adanya beberapa
gerakan yang berulang ? ulang saat pemotongan tahu pada proses pemotongan.