Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Sembiring, Alwan Kristian
Subject
338 Produksi, Ekonomi Industri
Datestamp
2023-10-09 07:15:55
Abstract :
Kecelakaan lalu lintas merupakan suatu kasus yang memprihatinkan saat ini
karena merupakan pembunuh nomor satu, bertambahnya kendaraan maka
diprediksi jumlah kecelakaan akan meningkat jika tidak ditangani dengan baik, di
kota batam tingkat pertumbuhan kendaraan cukup tinggi, menurut data dinas
pendapatan kota batam tahun 2015 jumlah kendaraan yang ada di kota batam
adalah 18,799 unit, Pada tahun 2016 jumlah kecelakaan lalu lintas di kota batam
adalah 716 kasus, diantaranya luka-luka 441 orang, cacat fisik 80 orang dan
meninggal dunia 195 orang, dilakukanya pencegahan sehingga dapat mengurangi
kecelakaan lalu lintas, pencegahan dapat dilaksanakan jika faktor yang
mempengaruhi terjadinya kecelakaan diketahui dengan baik, peneliti
mendapatkan beberapa faktor penyebab kecelakaan lalu lintas diantaranya, faktor
manusia, faktor kendaraan, faktor jalan dan atributnya dan faktor lingkungan.
Beberapa faktor ini memiliki sub faktor yang dikumpulkan dengan metode hazard
identification dari pengguna jalan dan masukan para ahli, untuk mengetahui
tingkat bahaya yang ditimbulkan maka diminta pendapat para ahli di bidang lalu
lintas dengan menggunakan metode risk assessment. Data yang didapatkan dari
para ahli kemudian diolah menggunakan analisis hirarki proses, dari hasil
perhitungan yang dilakukan didapatkan hasil bahwa penyebab utama kecelakaan
lalu lintas dari faktor pengendara adalah melanggar rambu dan lampu lalu lintas
yaitu sebesar 16,63%, faktor kendaraan adalah rem kendaraan tidak berfungsi
dengan baik yaitu sebesar 26,39%, faktor jalan dan atributnya adalah tidak adanya
rambu dan lampu lalu lintas yaitu sebesar 22,59% dan faktor lingkungan adalah
terjadinya bencana alam yaitu sebesar 31,85%. Usulan perbaikan dari peneliti
adalah dengan melaksanakan sosialisasi secara rutin ke masyarakat, pendidikan
tentang lalu lintas sejak dini, iklan, kampanye di media sosial,melakukan
pemantauan serta pemeliharaan terhadap fasilitas jalan, membuat buku perawatan
kendraan rutin dan bekerja sama dengan dinas terkait yang membidangi alam dan
lingkungan.