Abstract :
Kota Batam dikenal sebagai kawasan industry yang berbegerak diberbagai sektor.
Setiap industri tersebut membutuhkan tenaga kerja yang mampu mencapai target
kinerja. Hal ini menciptakan daya saing tenaga kerja yang semakin meningkat.
Dalam hal ini pemerintah Kota Batam yaitu Dinas Tenaga Kerja berperan penting
dalam menciptakan tenaga kerja terampil dan berkompeten agar mampu
menciptakan daya saing tenaga kerja dan di harapkan mampu menekan angka
pengangguran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana peran Dinas
Tenaga Kerja Kota Batam dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja serta
mengetahui faktor penghambat dalam pelaksanaan peningkatan kompetensi
tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif.
Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Hasil dari
penelitian tersebut menjelaskan bahwa peran Dinas Tenaga Kerja Kota Batam
dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja adalah sebagai perumusan
kebijakan peningkatan kompetensi tenaga kerja yang meliputi perumusan masalah
kebijakan dan pelaksanaan kebijakan peningkatan kompetensi tenaga kerjadengan
cara memberikan pelatihan dan sertifikasi kompetensi kepada tenaga kerja. Dari
hasil penelitian tersebut peneliti menyimpulkan bahwa pelaksanaan peran Dinas
Tenaga Kerja Kota Batam dalam perumusan kebijakan peningkatan kompetensi
telah menghasilkan program dan kegiatan peningkatan kompetensi tenaga kerja
seperti sertifikasi kompetensi yang diharapkan dapat menjadi bekal daya saing
tenaga kerja di Kota Batam.Namun pelaksanaan program dan kegiatan tersebut
belum mampu menyerap tenaga kerja secara maksimal karena terbatasnya
anggaran. Dalam hal pemerataan pelaksanaan kompetensi tenaga kerja diharapkan
pemerintah menyediakan anggaran sesuai dengan jumlah tenaga kerja di Kota
Batam agar Dinas Tenaga Kerja Kota Batam dapat memberikan kesempatan lebih
banyak tenaga kerja untuk ikut serta dalam pelatihan sertifikasi kompetensi.