Abstract :
Budaya organisasi adalah sebuah sistem makna bersama yang dianut oleh
para anggota yang membedakan suatu organisasi dari organisasi-organisasi lainya.
Gaya kepemimpinan adalah pola menyeluruh dari tindakan seorang pemimpin,
yang tampak dan yang tidak tampak oleh bawahannya, dan merupakan suatu
unsur yang sangat penting dan serius dalam sebuah perusahaan karena mengatur
seorang karyawan tidaklah mudah, karena setiap karyawan mempunyai pikiran,
perasaan, karakteristik, latar belakang, dan unsur-unsur lainya yang berbeda-beda,
jadi terkadang kita tidak dapat menggunakan cara kita mengajar bawahan A ke
bawahan B karena bisa jadi pemahanan dan karakteristik mereka berbeda. Kinerja
karyawan merupakan hasil kerja karyawan dari suatu proses yang dilakukannya
sehingga diperlukan pengendalian yang baik. Penulis tertarik untuk melakukan
penelitan pada PT Winsen Kencana Perkasa yang bergerak dibidang jasa
kontruksi di kota Batam dengan tujuan untuk menguji apakah budaya organisasi
dan gaya kepemimpinan mempengaruhi kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap
kinerja karyawan pada PT Winsen Kencana Perkasa di Batam. Teknik pengolahan
data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan
program SPSS. Teknik pengambilan Sampel dengan teknik Sample jenuh. Hasil
pengujian regresi berganda menunjukkan bahwa semua variabel independen
(budaya organisasi dan gaya kepemimpinan) berpengaruh positif terhadap kinerja
karyawan dengan berdasarkan hasil persamaan regresi, dan dengan nilai R Square.
Berdasarkan data statistik, indikator-indikator pada penelitian ini bersifat valid
dan variabelnya bersifat reliabel. Pengujian hipotesis menggunakan uji t
menunjukkan bahwa variabel budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terbukti
secara signifikan mempengaruhi variabel dependen (kinerja karyawan). Kemudian
melalui uji F dapat diketahui bahwa variabel budaya organisasi dan gaya
kepemimpinan secara simultan mempunyai pengaruh terhadap variabel kinerja
karyawan dengan hasil nilai F hitung lebih besar dari F tabel.