Abstract :
Pentingnya jasa security untuk menunjang keamanan lingkungan di Indonesia
masih kurang disadari oleh masyarakat. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya
anggota security yang tidak memenuhi kriteria atau syarat wajib seorang security.
Masih banyak perekrutan anggota security yang dilakukan secara sembarang
bahkan ada yang menggunakan unsur kekeluargaan. Penelitian ini bertujuan
menentukan kelayakan anggota security dengan penerapan data mining. Data
mining merupakan suatu proses untuk menemukan informasi-informasi yang
bermanfaat dari sekumpulan database yang berukuran besar. Salah satu teknik
yang ada pada data mining adalah klasifikasi. Dengan menerapkan teknik
klasifikasi diharapkan dapat menghasilkan suatu pohon keputusan yang berfungsi
untuk membantu direktur dan manajer dalam menentukan kelayakan anggota
security. Adapun dalam membentuk pohon keputusan ini memerlukan suatu
metode algoritma berupa algoritma C4.5. Pemodelan algoritma C4.5 dilakukan
dengan perhitungan nilai entropi, gain, split info dan gain ratio dari data
penelitian. Data penelitian bersumber dari PT Avava Duta Indonesia, data yang
diambil meliputi data nama, usia, pendidikan terakhir, berat badan, tinggi badan,
tes sehat, sertifikat pelatihan, dan masa kerja. Hasil penelitian adalah sebuah
pohon keputusan dengan variabel-variabel yang mempengaruhi penentuan
kelayakan dengan hasil akhir layak atau tidak layaknya anggota security. Pohon
keputusan yang dihasilkan dievaluasi dengan software RapidMiner dan dibuktikan
benar karena hasilnya sama. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan
bahwa penerapan data mining cocok digunakan untuk menentukan kelayakan
anggota security. Pengujian terhadap hasil penelitian juga dilakukan dengan
menggunakan metode split validation yang menghasilkan tingkat akurasi 90,91%,
cross k-fold validation 10 dan 3 dengan tingkat akurasi 76,32% dan 86,34%, serta
cross leave one out validation dengan tingkat akurasi 84,21%.