Abstract :
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan salah satu permasalahan yang
sering terjadi di perusahaan. Kecelakaan kerja biasanya terjadi karena faktor dari
pekerja itu sendiri atau pada lingkungan kerja. Keselamatan kerja merupakan suatu
sarana utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang dapat menimbulkan
kerugian berupa luka atau cidera, cacat atau kematian, kerugian harta benda,
kerusakan peralatan atau mesin dan kerusakan lingkungan secara luas. Pencegahan
kecelakaan dapat mengetahui risko yang ada, salah satunya dengan melalui metode
Hazard Identification And Risk Assessment (HIRA). Populasi penelitian ini adalah
karyawan PT Southern Trstar dengan menggunakan teknik sampling purposive.
Metode analisis yang dilakukan untuk mengidetifikasikan bahaya dalam penelitan
ini adalah menggunakan metode Hazard Identifikasi and Risk Assessment (HIRA).
PT Southern Tristar merupakan perusahaan yang memproduksi enode secara
manual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi bahaya yang
dikategorikan rendah, sedang dan tinggi di area produksi casting. Pengumpulan
data dilakukan dengan penelusuran data sekunder, observasi, dan wawancara
mendalam terhadap tenaga kerja. Hasil penilaian risiko dari seluruh potensi bahaya
diketahui pada nilai risiko dan persentase risiko yaitu rendah (low risk) sebanyak
9 kategori risiko (36%), risiko sedang (medium risk) 13kategori risiko (52%)
sedangkan untuk risiko tinggi (high risk) 3 kategori risiko (12%). Pengedalian
risiko yang dilakukan adalah dengan pengedalian eliminasi, substitusi, rekayasa
engineering, administratif control penggunaan alat pelindung diri (APD).