Abstract :
Kewirausahaan merupakan bagian penting dalam pembangunan ekonomi di
Indonesia. Wirausaha yang memiliki kemampuan mengambil keputusan yang
superior akan dapat meningkatkan performansi usaha seperti peningkatan profit
dan pertumbuhan usaha. Tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia menghadapi
masalah keterbatasan kesempatan kerja bagi para lulusan perguruan tinggi
dengan semakin meningkatnya jumlah pengangguran intelektual belakangan
ini. Menumbuhkan jiwa kewirausahaan para siswa-siswi SMK dipercaya
merupakan alternatif jalan keluar untuk mengurangi tingkat pengangguran,
karena diharapkan dapat menjadi wirausahawan muda terdidik yang mampu
merintis usahanya sendiri. Menetapkan ekspektasi pendapatan dan juga
pengaruh dari lingkungan keluarga memungkinkan membuat para wirausaha
bersemangat dalam menjalankan usahanya. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk memperoleh temuan dan menganalisis pengaruh ekspektasi pendapatan
terhadap minat berwirausaha dan pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat
berwirausaha. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Putra Batam yang berada di
kota Batam. Pada penelitian ini terdapat tiga variabel yaitu ekspektasi
pendapatan (X1) dan lingkungan keluarga (X2) merupakan variabel indepeden
sedangkan minat berwirausaha (Y) merupakan variabel dependen. Populasi
yang ada yaitu sebanyak 144 murid dengan mengunakan rumus slovin jumlah
sampel yang diambil adalah sebanyak 106 murid. Teknik sampling yang
digunakan adalah simple random sampling. Metode penelitian yang digunakan
adalah metode penelitian deskriptif dan pendekatan kuantitatif. Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, model
analisa data yang digunakan adalah uji regresi berganda dan diperkuat dengan
uji asumsi klasik dengan menggunakan bantuan software SPSS 20 for windows.
Dengan R2
sebesar 0,535 (53,5%) dan nilai F hitung lebih besar dari nilai F
tabel maka dapat disimpulkan bahwa ekspektasi pendapatan dan lingkungan
keluarga memiliki pengaruh secara parsial dan simultan terhadap minat
berwirausaha.