Abstract :
Salah satu faktor yang memengaruhi tingkat keberhasilan suatu perusahaan adalah
kinerja karyawan. Kinerja karyawan yang tinggi memberikan kontribusi yang
optimal bagi perusahaan. Karyawan merupakan penggerak setiap kegiatan dalam
mencapai tujuan perusahaan, oleh karena itu perusahaan terus berupaya untuk
meningkatkan kinerja karyawan. Usaha untuk meningkatkan kinerja karyawan, di
antaranya adalah dengan memperhatikan stres kerja karyawan. Stres kerja dapat
memengaruhi kinerja secara positif maupun negatif. Pemerataan gender dalam
penempatan posisi kerja karyawan juga mempengaruhi kinerja karyawan itu
sendiri. Konstruksi sosial budaya masyarakat telah menanamkan pandangan umum
kepada setiap gender yang menilai kinerja perempuan tidak sebaik kinerja laki-laki
dalam dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja
dan gender terhadap kinerja karyawan PT Buana Transperindo Wahana
Internasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus,
dengan jumlah sampel laki-laki 94 orang dan sampel perempuan 15 orang.
Pengumpulan data primer dilakukan dengan metode kuesioner. Data hasil pengisian
kuesioner diolah dengan menggunakan Program SPSS 21. Teknik analisis dalam
penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda, uji F dan uji t. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa stres kerja secara parsial berpengaruh signifikan
terhadap kinerja karyawan. Gender secara parsial berpengaruh signifikan terhadap
kinerja karyawan. Stres kerja dan gender secara simultan berpengaruh signifikan
dan positif terhadap kinerja karyawan