Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Faer, Rhavvy
Subject
620.004 Teknik Desain, Pengujian, Pengukuran, Kualitas, Perawatan, Pemeliharaan, Perbaikan
Datestamp
2023-10-13 03:55:11
Abstract :
PT KFTD merupakan salah satu perusahaan yang mengalami masalah
produksi. Dalam pengambilan keputusan pembelian obat masih berdasarkan metode
ABC. Pemesanan obat harus berdasarkan kebutuhan yang paling ekonomis sehingga
tidak menimbulkan kerugian. Hal tersebut yang melatar belakangi penelitian ini.
Upaya meminimumkan biaya persediaan tersebut yaitu dengan menggunakan metode
analisis EOQ. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah pemesanan
obat yang ekonomis khususnya Amlodipine 5 mg dan Simvastatin 20 mg yang harus
dipesan oleh PT KFTD. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
deskriptif kuantitatif. Berdasarkan perhitungan data dari periode Januari 2015 sampai
Desember 2017 menggunakan metode EOQ menunjukkan bahwa terjadi
penghematan biaya persediaan pada tahun 2015 sebesar Rp 10.708.002,-, tahun 2016
sebesar Rp 14.322.533,-, tahun 2017 sebesar Rp 24.517.698,-. Hal ini menjadi dasar
bagi KFTD untuk melakukan pemesanan obat menggunakan metode EOQ pada
periode 2018. Sehingga diperoleh pemesanan obat Amlodipine 5 mg yang ekonomis
sebanyak 9.431 kotak dan Simvastatin 20 mg sebanyak 23.747 kotak dengan
frekuensi pemesanan 1 kali. Biaya persediaan (TIC) untuk Amlodipine 5 mg sebesar
Rp 11.930.247,- dan Simvastatin 20 mg sebesar Rp 28.588.368,-. Stok pengaman
(SS) untuk Amlodipine 5 mg adalah 110 kotak. Sedangkan stok pengaman untuk
Simvastatin 20 mg sebesar 350 kotak. Pemesanan Kembali (ROP) untuk Amlodipine
5 mg harus dilakukan ketika jumlah persediaan obat mencapai 303 kotak. Sedangkan
pemesanan kembali (ROP) untuk Simvastatin 20 mg harus dilakukan ketika jumlah
persediaan obat mencapai 781 kotak