Abstract :
Investasi merupakan suatu cara menempatkan sejumlah uang pada sesuatu
dengan harapan dapat memperoleh keuntungan di masa yang akan datang. Kegiatan
investasi di pasar modal merupakan suatu kegiatan ekonomi yang sangat diminati
oleh masyarakat dimana dalam perkembangannya sangat rentan terhadap kondisi
makroekonomi secara umum. Investor membutuhkan informasi sebagai dasar
pengambilan keputusan investasi pada perusahaan tertentu. Saham adalah bentuk
kepemilikan perusahaan. Dividen atau capital gain akan didapat jika seseorang
memiliki kepemilikan saham perusahaan yang go public. Investasi pada saham
perusahaan publik tergolong berisiko tinggi karena sangat sensitif terhadap
perubahan, apakah perubahan yang terjadi di luar negeri dan di dalam negeri,
perubahan dalam politik, ekonomi, moneter, hukum atau peraturan, perubahan
industri serta perubahan internal perusahaan. Perubahannya-perubahan itu bisa
berdampak positif atau negatif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, nilai kurs, suku
bunga dan price to book value secara parsial dan simultan terhadap harga saham
pada perusahaan perbankan di Bursa Efek Indonesia 2012-2016. Populasi dalam
penelitian ini adalah semua perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia periode 2012-2016 sebanyak 23 perusahaan. Sampel ditentukan
dengan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria-kriteria antara
lain perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-
2016 dan memiliki data laporan keuangan yang berkaitan dengan variabel
penelitian secara lengkap sehingga diperoleh sampel sebanyak 11 perusahaan di
sektor perbankan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari
Bursa Efek Indonesia dan website Bank Indonesia tahun 2012-2016. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa inflsi, nilai kurs, suku bunga dan price to book value
berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham