Abstract :
Jaringan komputer sudah menjadi kebutuhan pokok di berbagai bidang, yang
terhubung ke internet akan memperbesar kemungkinan terjadinya ancaman atau
gangguan terhadap keamanan sistem. Kurangnya pengetahuan dari pengguna
komputer terhadap masalah keamanan sistem menjadi salah satu penyebab
timbulnya masalah terhadap komputer, sering dijumpai komputer yang program
anti virusnya tidak di update, atau bahkan tidak dilengkapi dengan program anti
virus sama sekali. Hal tersebut menyebabkan komputer atau host dapat terinfeksi
malware tanpa sepengetahuan dari pengguna. Kemudian malware tersebut dapat
menyebar ke komputer lainnya dalam jaringan, dan pada akhirnya dapat
merugikan banyak pihak. Malicious Software (malware) adalah program yang
diciptakan dengan tujuan mencari kelemahan atau bahkan merusak software serta
sistem operasi komputer, mereka dapat masuk melalui port-port terbuka yang
tidak digunakan dalam jaringan. Setelah penulis melakukan observasi di Sekolah
Charitas Batam dan melakukan studi pustaka dari berbagai sumber, maka
dibutuhkan Router Mikrotik untuk mencegah hal tersebut serta Honeypot Dionaea
sebagai alat bantu deteksi malware pada jaringan lokal. Penelitian ini bertujuan
untuk membangun sistem keamanan jaringan komputer dengan metode blocking
port di Sekolah Charitas Batam dengan menggunakan metode penelitian
observasi, studi pustaka dan analisis. Setelah selesai penelitian ini, maka sistem
keamanan jaringan Sekolah Charitas Batam dapat memaksimalkan kinerja sistem,
mencegah masuknya Malicious Software (malware)