Abstract :
Kantor Notaris Soehendro Gautama, SH, M.Hum. sebuah Kantor yang
menggunakan 20 komputer dengan total bandwidth 9.73 Mbps, tetapi saya akan
mengimplementasikan dengan 3 komputer. Tingginya akses user yang
menggunakan internet, koneksi menjadi tidak stabil, serta banyaknya user yang
mengunakan youtube untuk streaming dalam waktu jam kerja mengakibatkan
penurunan performasi kinerja karyawan, sehingga dibutuhkan cara untuk
mengoptimalkan bandwidth pada Kantor Notaris Soehendro Gautama, SH,
M.Hum. agar bandwidth yang tersedia dapat digunakan secara merata dengan
menerapkan metode Simple Queue sebagai salah satu metode manajemen
bandwidth yang digunakan Kantor Notaris Soehendro Gautama, SH, M.Hum.
Maka perlu dibangun sebuah metode manajemen bandwidth yang menggunakan
mikrotik router board RB750. Untuk itu lah dilakukan analisis mengenai metode
SQ (Simple Queue).Metode Simple Queue merupakan metode pada mikrotik
router dalam manajemen bandwidth, yaitu membagi bandwidth secara adil dan
merata. Analisis tersebut diimplementasikan dengan cara melakukan konfigurasi
router mikrotik RB750. Dari hasil pengujian yang didapat dalam metode Simple
Queue di Kantor Notaris Soehendro Gautama, SH, M.Hum.ini cukup baik dan
masing-masing komputer mendapatkan bandwidth secara adil dan merata. Jadi
dengan bandwidth yang dimiliki Kantor Notaris Soehendro Gautama, SH,
M.Hum. yaitu 9.73 Mbps yang berarti 1 Mbps = 1024 Kbps * 9.73 = 9963,52
Kbps yang akan terbagi secara otomatis jika keseluruhan 20 komputer terpakai
secara bersama-sama.