Abstract :
Latar belakang penelitian ini berdasarkan maraknya pertumbuhan persaingan
bisnis pada sektor elektronik yang membutuhkan pengendalian kualitas untuk bisa
bertahan dalam persaingan , mendorong peneliti untuk meneliti apakah PT Sat
Nusapersada Tbk sudah menjalankan proses pengendalian kualitas dengan baik.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pelaksanaan pengendalian kualitas,
jenis-jenis kerusakan, dan faktor yang menyebabkan kerusakan dalam proses
perakitan Handphone pada PT Sat Nusapersada, Tbk. Teknik pengumpulan data
yang dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam
pengolahan data penelitian ini menggunakan metode Statistical Quality Control
(SQC) yaitu lembar pengecekan, histogram, peta kendali p, diagram pareto, dan
diagram sebab akibat. Hasil analisis data dan pembahasan menunjukkan bahwa
proses perakitan Handphone dalam keadaan tidak terkendali atau masih
mengalami penyimpangan. Berdasarkan diagram histogram dapat disimpulkan
jenis kerusakan yang terjadi pada PT Sat Nusapersada Tbk adalah kerusakan pada
kamera dengan jumlah 992 pcs atau 40.46%, kerusakan pada mikrofon dengan
jumlah 847pcs atau 34.54% dan kerusakan pada baterai dengan jumlah 613pcs
atau 25%. Faktor yang menyebabkan kerusakan pada perakitan Handphone adalah
tenaga kerja yang kurang fokus dan kurang teliti, metode perakitan yang salah,
bahan baku yang mudah kotor dan settingan peralatan yang kurang pas.