Abstract :
Sistem pengurusan perizinan di Kota Batam sering mengalami banyak
permasalahan dalam hal pengurusannya sehingga mengakibatkan terhambatnya
investasi, banyak investor menyampaikan masalah ketika hendak menanamkan
modalnya di Batam. Tumpang tindih atau dualisme pemerintahan antara Badan
Pengusahaan (BP) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Batam juga menajadi polemik
yang tidak ada habisnya dalam permasalahan pengurusan perizinan itu sendiri.
Pemerintah pusat bahkan belum menyelesaikan konflik tersebut sehingga memicu
kekhwatiran akan nasib dan masa depan dari Batam sebagai surga investasi.
Tugas dan tanggungjawab serta wewenang yang diberikan kepada BP Batam dan
Pemko Batam, sangat membingungkan masyarakat maupun pelaku usaha. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pelayanan perizinan di Dinas
Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Batam serta Untuk
mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan perizinan di Dinas
Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Batam. Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Pelayanan perizinan di Dinas Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Batam dilihat dari dimensi tangible, reability,
responsiveness, assurance dan empathy sudah baik dengan hadirnya Mal
Pelayanan Publik dan sistem pelayanan perizinan secara online yaitu OSS (Online
single Submission) walaupun masih terdapat banyak kekurangan dalam hal
penerapannya dan dualisme pemerintah tetap menjadi sumber dari masalah
pengurusan perizinan di Kota Batam. Faktor yang mempengaruhi kualitas
pelayanan perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu
Pintu yaitu Kesadaran, aturan, organisasi, pendapatan, kemampuan-keterampilan
dan sarana prasarana pelayanan. Pelayanan perizinan di Kota Batam terbilang
sudah baik ditinjau dari faktor yang mempengaruhi pelayanan perizinan namun
masyarakat juga mengharapkan agar peningkatan dalam pelayanan perizinan tetap
bisa dipertahankan dan ditingkatkan