Abstract :
PT Philips Industri Batam merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang
industri dengan salah satu produknya adalah setrika. Jenis produksi yang ada di PT
Philips Industri Batam adalah produksi masal. Setiap setrika yang dibikin akan dirakit
pada lini produksi yang terdiri dari beberapa work station. Masalah yang ada adalah
adanya lini produksi yang kurang seimbang pada perakitan komponen setrika, hal ini
ditunjukkan dengan adanya idle time pada salah satu stasiun kerja pada lini tersebut.
Untuk hal ini maka penulis melakukan analisa line balancing dengan metode
Rangked Positional Weight (RPW). Metode RPW merupakan metode analisis line
balancing agar jumlah stasiun kerja maksimal sehingga lini produksi mempunyai
efisiensi yang tinggi dan waktu tunggu setiap stasiun kerja rendah.Hasil dari
penelitian ini adalah jumlah stasiun kerja yang ada pada lini produksi dapat berkurang
dari 5 stasiun kerja menjadi 4 stasiun kerja, effisiensi lini meningkat dari 70,81%
menjadi 88,5% , dan balance delay juga menurun dari 29,19% menjadi 11,5%.