Abstract :
PT Ge Oil dan Gas Indonesia adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang
manufaktur. Perusahaan ini juga termasuk perusahaan tipe make to order karena
sistem produksi yang dilakukan apabila telah menerima pesanan dari konsumen.
Perusahaan tersebut memproduksi alat yang digunakan untuk pengeboran minyak
dan gas dibawah laut yang salah satunya adalah connector. Connector
mempunyai fungsi sebagai penyambung antar pipa yang digunakan sebagai mata
bor untuk pengeboran minyak dan gas didalam laut. Hal utama yang
diprioritaskan adalah waktu yang tepat untuk memenuhi permintaan pelanggan,
oleh karena itu perlu adanya waktu standar produksi. Waktu standar merupakan
waktu yang dibutuhkan secara wajar oleh pekerja normal dalam menyelesaikan
pekerjaannya yang dikerjakan dengan mempertimbangkan faktor penyesuaian
ditambah kelonggaran untuk kebutuhan pribadi, menghilangkan rasa lelah dan
hambatan yang tidak dapat dihindarkan. Permasalahan pada perusahaan saat ini
adanya penyimpangan waktu standar yang ada dengan waktu aktual lapangan
pada proses pengerjaan threading connector box RL-4S 24? x .750?. Sehingga
dilakukan perhitungan waktu standar dengan Metode Time Study Sampling
(MTSS) untuk mengukur lamanya connector box dibuat. Dari hasil perhitungan
yang diperoleh sebesar 43,33 menit sedangkan waktu standar perusahaan sekarang
sebesar 48,88 menit. Jadi penyimpangan waktu standar perusahaan dengan waktu
kerja aktual selisih 5,55 menit.