Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Sianturi, Marta
Subject
620.004 Teknik Desain, Pengujian, Pengukuran, Kualitas, Perawatan, Pemeliharaan, Perbaikan
Datestamp
2023-10-14 07:39:31
Abstract :
Salah satu faktor penunjang keberhasilan suatu industri manufaktur adalah
ketersediaan mesin dan peralatan yang memadai. Oleh sebab itu, sebagian
perusahaan memutuskan untuk menggunakan mesin sebagai alat bantu utama
dalam menjalankan proses produksi, dengan harapan jumlah produksi dapat
meningkat dan mampu memenuhi seluruh permintaan pasar. PT TDK Electronics
Indonesia adalah sebuah perusahaan di Batam yang memproduksi Pressure and
Temperature Sensor. Salah satu mesin yang digunakan adalah mesin Monozukuri
yaitu mesin perakitan otomatis, namun mesin selalu mengalami downtime setiap
hari mengakibatkan kerugian waktu dan produk yang tidak sesuai spesifikasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai efektivitas mesin, six big losses
yang paling dominan mempengaruhi penurunan efektivitas mesin, menentukan
faktor dan akar penyebab rendahnya nilai efektivitas mesin, dan memberikan
usulan perbaikan dan kebijakan perawatan. Penelitian ini menggunakan metode
OEE untuk menentukan nilai efektivitas mesin dan FMEA sebagai langkah untuk
memperbaiki masalah. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai OEE sebesar
70,59%. Berdasarkan diagram pareto, penyebab rendahnya efektifitas mesin
adalah breakdown losses sebesar 60,24%. Penyebab breakdown losses
diidentifikasi menggunakan diagram Ishikawa. Potensial terbesar penyebab
kegagalan adalah keausan feeder dan chuck dengan nilai RPN 144, dan potensi
terendah adalah keausan carrier dengan nilai RPN 75. Usulan perbaikan adalah
menyediakan stok suku cadang, membuat SOP, melaksanakan pelatihan berkala,
dan meningkatkan pengawasan dalam dalam hal perawatan mesin.