DETAIL DOCUMENT
Analisis Yuridis Jual Beli Tanah di Bawah Tangan di Kota Batam Ditinjau dari Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Roncali, Yohanes Angelo
Subject
333.5 Sewa Menyewa Tanah 
Datestamp
2023-10-14 08:38:30 
Abstract :
Dalam kehidupan masyarakat jual beli sering terjadi, salah satunya adalah perjanjian jual beli tanah. Jual beli tanah di Indonesia diatur dalam UUPA dan juga PP No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Dalam peraturan tersebut perjanjian jual beli tanah harus dilakukan di depan Pejabat yang berwenang. Namun dalam prakteknya banyak masyarakat yang melakukan perjanjian jual beli tanah secara di bawah tangan. Tujuan dari penelitian ini adalah: Pertama, Untuk mengetahui faktor penyebab masyarakat melakukan perjanjian jual beli tanah di bawah tangan yang terjadi di Kota Batam; Kedua, Untuk mengetahui akibat dari perjanjian jual beli di bawah tangan yang dilakukan masyarakat, berdasarkan PP No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Metode penelitian yang digunakan dalam ini adalah penelitian normatif, dimana peneliti memperoleh data dari studi pustaka yang kemudian diuji dengan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang pertanahan di Indonesia. Adapun hasil dari penelitian mengenai perjanjian jual beli tanah di bawah tangan, banyaknya terjadi karena beberapa faktor yaitu: Pertama, a. kurangnya pemahaman masyarakat tentang hukum pertanahan; b. tidak dimilikinya surat-surat tanah yang lengkap; c. biaya peralihan hak yang relatif mahal. Kedua, akibat yang ditimbulkan dari jual beli tanah di bawah tangan adalah tidak adanya kepastian hukum atas kepemilikan tanah hasil dari jual beli tersebut apabila timbul sengketa antara pihak penjual dan pihak pembeli, akta di bawah tangan masih dapat disangkal dan baru mempunyai kekuatan pembuktian yang sempurna yang dikuatkan lagi dengan alat bukti lainnya 
Institution Info

Universitas Putera Batam