Abstract :
Penjualan memiliki peran penting dalam suatu perusahaan. Kegiatan penjualan
merupakan salah satu sumber pendapatan perusahaan. Dengan melakukan
penjualan perusahaan akan memperoleh laba yang berguna bagi
keberlangsungan hidup perusahaan. Faktanya, tidak semua perusahaan
mengalami peningkatan penjualan disetiap tahunnya. Beberapa perusahaan
mengalami fluktuasi penjualan. Penelitian ini dilakukan untuk menguji
pengaruh Biaya Bahan Baku Langsung, Biaya Tenaga Kerja Langsung, Biaya
Overhead Pabrik dan Biaya Promosi terhadap Penjualan pada perusahaan
Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah Metode Kuantitatif dan teknik pengumpulan data
yang digunakan adalah Data Sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah
perusahaan Manufaktur Sektor Industri Barang Konsumsi, Sub Sektor Makan
dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2013-2017.
Hasil dari penelitian ini adalah Biaya Bahan Baku Langsung berpengaruh
signifikan terhadap Penjualan dengan nilai t hitung > t tabel (3,378 > 2,024)
dan nilai signifikansi < 0,05 (0,002 < 0,05) , Biaya Tenaga Kerja Langsung
berpengaruh signifikan terhadap Penjualan dengan nilai t hitung > t tabel
(3,378 > 2,024) dan nilai signifikansi < 0,05 (0,002 < 0,05) , Biaya Overhead
Pabrik tidak berpengaruh signifikan terhadap Penjualan dengan nilai t hitung <
t tabel (0,040 < 2,024) dan nilai signifikansi > 0.05 (0,969 > 0,05), Biaya
Promosi berpengaruh signifikan terhadap Penjualan dengan nilai t hitung > t
tabel (4,673 > 2,024) dan nilai signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05) dan secara
simultan Biaya Bahan Baku Langsung, Biaya Tenaga Kerja Langsung, Biaya
Overhead Pabrik dan Biaya Promosi berpengaruh signifikan terhadap
Penjualan dengan hasil f hitung > f tabel (180,553 > 2,619) dan nilai
signifikansi< 0,05 (0,000 < 0,05).