Abstract :
Usaha ritel mempunyai karakteristik yang khusus, yaitu transaksi penjualannya
rata-rata berjumlah kecil dan konsumen bisa tertarik melakukan pembelian yang
tidak direncanakan. Namun kini, sudah saatnya bagi bisnis ritel dalam
menghadapi kelesuan bisnis ritel untuk segera melakukan upaya besar-besaran
agar bisnis mereka tetap bertahan. Biasanya sebelum konsumen akan melakukan
proses pembelian, konsumen akan memikirkan/membuat rencana di saat
sebelumnya untuk menentukan barang apa yang akan dibelinya. Hal ini bisa
terjadi kemungkinan dikarenakan kurangnya pemberian discount dan kurangnya
penerimaan pembayaran non tunai oleh para merchant. Maksud dilakukannya
penelitian ini ialah dengan tujuan untuk mencari tahu pengaruh price discount dan
e-money terhadap impulse buying coffee shop di Grand Batam Mall. Teknik
pengumpulan data penelitian ini yakni penyebaran kuesioner kepada sampel
dalam penelitian ini yang berjumlah 115 responden. Responden dalam penelitian
ini adalah para konsumen yang sudah pernah membeli kopi ataupun konsumen
yang belum pernah membeli kopi di Coffee Shop Grand Batam Mall. Analisis data
menggunakan analisis regresi linier berganda yakni dibantu dengan software
SPSS (Statistical Package for Social Sciences) versi 23. Hasil atas penelitian ini
mengungkapkan bahwa hasil dari uji t, diketahui bahwa price discount
berpengaruh secara signifikan terhadap impulse buying dan e-money berpengaruh
secara signifikan terhadap impulse buying. Dan hasil dari uji F diketahui bahwa
price discount dan e-money berpengaruh secara simultan berpengaruh signifikan
terhadap impulse buying.