Abstract :
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pelopor utama
dalam embangunan ekonomi serta penyerapan tenaga kerja pada berbagai sektor.
Karena kedudukan UMKM yang sangat penting saat ini pemerintah terus
memaksimalkan potensi para pemuda dengan memberikan peluang seluas-luanya
bagi pemuda untuk terus mengembangkan diri di dunia usaha, termasuk ekonomi
kreatif. Banyak pelaku UMKM yang belum menyadari pentingnya pencatatan
keuangan dan pembukuan yang rapi. Dengan adanya pembukuan, pelaku usaha bisa
mengetahui sehat atau tidaknya usaha mereka. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui penerapan akuntansi dan kesesuaiannya dengan SAK ETAP pada usaha
mikro kota Batam. Populasi dalam penelitian ini adalah para pelaku usaha mikro
kota Batam dengan sampel sebanyak 71 responden. Teknik pengambilan sampel
dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling. Metode pengumpulan
pengumpulan data yang digunakan adalah analisis deskriptif yang diperoleh dengan
observasi wawancara dan pembagian kuesioner langsung kepada responden.
Pengolahan data menggunakan program SPSS Versi 20 untuk. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa penerapan akuntansi pada usaha mikro kota Batam masih
sangat sederhana bahkan ada yang tidak melakukan pembukuan dan belum sesuai
dengan SAK ETAP disebabkan karena latar belakang pendidikan dan proses
produksi yang hanya dilakukan pada saat ada pesanan dari pelanggan. Dari hasil
penelitian peneliti menyarankan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan
penelitian tidak hanya pada usaha mikro, tetapi juga usaha kecil dan menengah,
serta perlu adanya pengawasan dan pelatihan mengenai penerapan akuntansi yang
sesuai dengan standar yang berlaku pada usaha mikro demi kelangsungan usaha
dimasa mendatang.