Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Earning Per Share (EPS),
Return On Equity (ROE), Price Earning Ratio (PER), dan Debt to Equity Ratio
(DER) terhadap harga saham pada perusahaan yang tergabung dalam indeks
LQ45 periode 2013-2017. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 45 perusahaan
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pengambilan sampel dalam penelitian ini
menggunakan teknik Nonprobability Sampling dengan metode Purposive
Sampling, dari populasi perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ45 yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan syarat tertentu, maka diperoleh sampel
sebanyak 12 perusahaan. Data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder
dengan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
dengan menggunakan teknik dokumentasi yang berupa laporan keuangan
perusahaan indeks LQ45 yang telah dipublikasikan di situs Bursa Efek Indonesia
www.idx.co.id dengan data laporan keuangan per 31 Desember. Metode analisis
data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji analisis deskriptif, uji asumsi
klasik, uji analisis regresi linear berganda, dan uji hipotesis serta pengujiannya
menggunakan alat uji SPSS versi 20. Hasil uji normalitas dalam penelitian ini
menunjukkan bahwa data penelitian berdistribusi normal. Berdasarkan hasil uji
multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi tidak ditemukan
adanya variabel yang menyimpang dari asumsi klasik. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa variabel EPS berpengaruh signifikan terhadap harga saham
dengan nilai sig sebesar 0,000, variabel ROE tidak berpengaruh signifikan
terhadap harga saham dengan nilai sig sebesar 0,131, variabel PER berpengaruh
signifikan terhadap harga saham dengan nilai sig sebesar 0,000, dan variabel DER
tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham dengan sig sebesar 0,572.
Variabel EPS, ROE, PER, dan DER secara simultan berpengaruh signifikan
terhadap harga saham dengan nilai sig sebesar 0,000. Koefisien determinasi
sebesar 0,839 yang berarti variabel EPS, ROE, PER, dan DER 83,9%
mempengaruhi harga saham sedangkan sisanya 16,1% dipengaruhi oleh variabel
lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.