DETAIL DOCUMENT
Efektifitas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak Terhadap Proses Penyidikan Anak (Studi pada Kepolisian Daerah Kepulauan Riau)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Zahroh, Fitriani
Subject
345.01 Pengadilan Pidana, Pengadilan Kriminal 
Datestamp
2023-10-17 05:11:50 
Abstract :
Anak merupakan karunia yang diberikan Tuhan kepada kita sebagai generasi penerus cita-cita bangsa. Kurangnya edukasi dan pengawasan orang tua serta lingkungan masyarakat yang terkesan tidak peduli terhadap perilaku menyimpang yang dilakukan oleh anak menjadikan anak tumbuh menjadi anak yang nakal. Anak yang melakukan suatu tindakan yang melanggar hukum dikarenakan anak belum mampu berfikir secara matang dan belum mampu mengendalikan perasaan dan emosinya. Penanganan anak yang melakukan tindak pidana tidaklah sama dengan orang dewasa. Pemerintah telah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak sebagai reformasi sistem peradilan pidana anak yang memberikan perlindungan khusus terhadap anak yang berhadapan dengan hukum. Dengan lahirnya UU SPPA ini diharapkan mampu menegakkan hukum dibidang peradilan anak yang saat ini dinilai belum berlaku secara efektif. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis efektifitas penerapan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak terhadap proses penyidikan anak di Kepolisian Daerah Kepulauan Riau dan untuk menemukan kendala apakah yang dihadapi dalam penerapan UU SPPA terkait proses penyidikan anak di Kepolisian Daerah Kepulauan Riau. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan penelitian yang bersifat deskriptif analitis. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa sumber daya manusia (penyidik) PPA baik secara kuantitas maupun kualitas masih belum tercukupi dan masih memerlukan adanya optimalisasi. Dari segi sarana dan prasarana masih sangat minim dikarenakan hanya ada satu RPK yang tersedia dan ruang penahanan anak masih digabungkan dengan penahanan orang dewasa. Metode penyidikan yang digunakan belum dapat dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan koordinasi dengan stakeholder dan instansi terkait masih belum berjalan dengan optimal. Sehingga dapatlah ditarik kesimpulan bahwa penerapan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak terhadap proses penyidikan anak pada Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda Kepri belum berlaku secara efektif dan masih banyak memerlukan optimaliasasi guna meningkatkan proses penyidikan anak. 
Institution Info

Universitas Putera Batam