Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perputaran persediaan dan
likuiditas terhadap profit pada PT Harada Indonesia periode 2014-2018. Populasi
pada penelitian ini terdiri dari 60 data bulanan laporan keuangan PT Harada
Indonesia. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik non
probability sampling dengan jenis teknik sampling jenuh. Data keuangan yang di
gunakan pada penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan PT Harada
Indonesia, Cammo Industrial-Batam Center. Teknik analisis data dalam penelitian
ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, uji asumsi klasik, analisis regresi
linear berganda dan uji hipotesis. Hasil pengujian R Square dalam penelitian ini
menunjukkan bahwa profit dapat dijelaskan oleh variabel perputaran persediaan
dan likuiditas sebesar 20.8% sedangkan sisanya sebesar 79.2% dijelaskan oleh
variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian. Hasil penelitian uji t
menunjukkan bahwa perputaran persediaan -thitung<-ttabel atau -2,299<-2,002 dan
tingkat signifikan 0,025<0,05 yang berarti secara parsial perputaran persediaan
berpengaruh negatif secara signifikan terhadap profit. Begitu juga dengan hasil
penelitian uji t pada variabel likuiditas -thitung<-ttabel atau -3,647<-2,002 dan
tingkat signifikan 0,001<0,05 yang berarti secara parsial likuiditas (CR)
berpengaruh negatif secara signifikan terhadap profit. Secara simultan melalui uji
F menunjukkan bahwa Fhitung>Ftabel atau 7,479>3,159 dan tingkat signifikan
0,001<0,05. Berarti perputaran persediaan berpengaruh negatif signifikan
terhadap profit, sedangkan perputaran persediaan dan variabel likuiditas (CR)
berpengaruh signifikan terhadap profit.