Abstract :
Segala sesuatu yang hidup akan mati, sama seperti segala sesuatu yang mati akan
hidup. Hidup dan mati membentuk dua sisi dari satu koin, seperti oposisi biner,
mereka menjadi satu. Kematian itu sendiri tidak bisa dihindari. Semua yang
hidup akan mati, termasuk manusia. Siap atau tidak kematian akan datang
dengan cara yang berbeda. Death drive adalah dorongan menuju kematian dan
penghancuran diri (Van der Merwe, 2010) . Manusia memilih untuk bunuh diri
karena menurut mereka ?Kematian adalah tujuan hidup?. Berdasarkan
penjelasan diatas peneliti ingin menganalisis apa alasan karakter dalam novel
melakukan death drive berdasarkan teori Freud. Objek penelitian adalah
Dorongan kematian pada karakter Alaska Young dalam novel ?Looking for
Alaska? yang ditulis oleh John Green. Menurut teori Freud Dorongan kematian
memiliki tiga istilah yaitu agresi, repetisi, represi.peneliti menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif untuk metode penelitian ini. Hasil dari penelitian
ini adalah menemukan alasan kematian karakter Alaska Young menggunakan
istilah dorongan kematian menurut Freud dan mencari tahu bagaimana Id
menang sebagai proses dia bunuh diri. Dorongan kematian dengan agresi
menjadi istilah yang paling banyak ditemukan dalam penelitian ini karena
karakter Alaska Young dalam novel merasa bersalah dan takut akan hidupnya.