Abstract :
Bank merupakan suatu lembaga keuangan yang berperan untuk mendorong
perekonomian suatu daerah. Usaha perbankan dalam memperoleh keuntungan
dengan menyalurkan kredit dan menghimpun dana dari pihak ketiga untuk
membiayai operasionalnya. Bank dalam kegiatannya harus harus memperhatikan
likuiditas bank, salah satu cara untuk menjaganya adalah loan to deposit ratio.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang diberikan Lending dan
Funding terhadap Loan to Deposit Ratio pada BPR Dana Nusantara secara parsial
dan simultan. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 27 BPR yang terdaftar di
Otoritas Jasa Keuangan maupun Bank Indonesia. Sampel yang digunakan dalam
penelitian ini hanya satu Bank Perkreditan Rakyat yaitu Bank Perkreditan Rakyat
Dana Nusantara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder
berupa laporan keuangan periode Juni 2009 sampai Juni 2018. Analisis yang
digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Analisis data menggunakan
bantuan perangat lunak Statistical Package For The Social Sciences (SPSS) versi
20. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data yang digunakan dalam
penelitian ini berdistribusi normal. Berdasarkan uji multikoliniearitas, uji
autokorelasi, dan uji heterokedastisitas tidak ditemukan variabel menyimpang dari
asumsi klasik. Secara parsial melalui uji t diperoleh hasil yaitu variabel lending
berpengaruh posistif dan signifikan terhadap loan to deposit ratio, sedangkan
pada variabel funding tidak berpengaruh secara signifikan terhadap loan to deposit
ratio. Hasil penelitian Simultan (Uji F) menunjukkan terdapat pengaruh signifikan
yang berarti lending dan funding secara bersama-sama memberikan pengaruh
yang signifikan terhadap loan to deposit ratio sehingga model regresi yang
terdapat dalam penelitian ini layak untuk diteliti.