Abstract :
Pada masa sekarang ini industri makanan khususnya oleh-oleh adalah industri
yang mengalami perkembangan pertumbuhan yang sangat pesat dan cepat. Hal ini
yang memicu industri makanan di indonesia terus berusaha meningkatkan
pelayanan yang terbaik bagi para konsumen. Sebagai organisasi yang berorientasi
terhadap usaha yang meraih keuntungan, pihak manajemen dituntut bagi memiliki
perancangan yang matang. Tujuan utama pembuatan perencanaan adalah bagi
meningkatkan peluang dan kemampuan kompetitif perusahaan serta bagi
meningkatkan keuntungan terhadap tingkat nilai yang memuaskan. Oleh sebab itu,
dibutuhkanlah peran pengendalian biaya-biaya produksi seperti biaya bahan baku,
biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik agar sebanding dengan
volume produksi yang di hasilkan. Tujuan dari kajian ini adalah Bagi mengetahui
bagaimana pengaruh biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya
overhead pabrik terhadap volume produksi terhadap PT Indonesia Villajaya.
Metode penelitian yang digunakan bagi penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif
dengan menggunakan data sekunder yaitu laporan keuangan tahunan perusahaan.
Hasil uji secara parsial (uji t) menunjukan bahwa variabel Biaya tenaga kerja
langsung (X2) secara parsial tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Volume
produksi (Y) atau naik turunanya jumlah tenaga kerja yang digunakan tidak
memberikan dampak yang besar terhadap volume produksi yang dihasilkan.
Variabel Biaya bahan baku (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan
terhadap volume produksi terhadap PT Indonesia Villajaya (Y) sebesar 80.3%.
Variabel Biaya overhead pabrik (X3) memiliki pengaruh positif dan signifikan
terhadap volume produksi terhadap PT Indonesia Villajaya (Y) sebesar 14.3% dan
sisanya dipengaruhi oleh variabel lain.