Abstract :
Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan terbesar bagi negara. Namun bagi
perusahaan pajak merupakan pengurang bagi pendapatan perusahaan. Perbedaan
kepentingan tersebut menyebabkan perusahaan melakukan usaha meminimalisir atau
mengurangi pajak yang dikenal dengan penghindaran pajak (Tax Avoidance). Tax
Avoidance merupakan salah satu upaya penghematan pajak yang dilakukan
perusahaan dengan tidak melanggar peraturan perundang-undangan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel profitabilitas (Return On Asset),
leverage (Debt to Asset Ratio) dan pertumbuhan penjualan terhadap penghindaran
pajak. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor barang
konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebanyak 51 perusahaan. Dengan
menggunakan metode purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 10 perusahaan.
Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan menggunakan teknik
dokumentasi yaitu mengambil laporan keuangan yang dipublikasikan di Bursa Efek
Indonesia berupa data laporan keuangan yang telah diaudit. Pengolahan data dengan
menggunakan program SPSS versi 21. Metode analisis data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear
berganda, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel
profitabilitas ROA dan leverage DAR secara parsial memiliki pengaruh signifikan
negatif terhadap penghindaran pajak. sedangkan variabel pertumbuhan penjualan
tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak . Uji f menunjukkan
variabel profitabilitas ROA, leverage DAR dan pertumbuhan penjualan secara
simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penghindaran pajak.