Abstract :
Stock split menjadi hal yang harus dipertimbangkan oleh perusahaan untuk menarik
calon investor dan paling terpenting yaitu kinerja keuangan yang baik dari sebuah
perusahaan, semakin baik tingkat kinerja keuanganya maka diharapkan harga
saham meningkat dan akan memberikan return saham bagi investor juga
mempengaruhi minat investor untuk melakukan transaksi likuiditas saham.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan, tingkat
kemahalan harga saham, return saham, dan likuiditas saham terhadap perusahaan
yang melakukan Stock Split. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan Go
Public yang melakukan stock split berjumlah 79 perusahaan di Bursa Efek
Indonesia dan teknik pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling
sehingga didapat 37 sampel perusahaan yang melakukan stock split periode 2012-
2016. Metode analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, uji asumsi
klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel kinerja
keuangan berpengaruh yang signifikan, sedangkan variabel tingkat kemahalan
harga saham, return saham dan likuiditas saham tidak terdapat pengaruh yang
signifikan terhadap perusahaan yang melakukan stock split. Hasil analisis uji F
menunjukan bahwa variabel kinerja keuangan, tingkat kemahalan harga saham,
return saham, dan likuiditas saham terdapat pengaruh yang signifikan secara
bersama-sama terhadap perusahaan yang melakukan stock split.