Abstract :
Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam
menstabilitaskan perekonomian di Indonesia. UMKM memiliki masalah terutama
dalam pencatatan laporan keuangan usaha. Oleh karena itu, pemerintah dalam hal
ini Ikatan Akuntan Indonesia menerbitkan SAK ETAP yang ditunjukan kepada
UMKM.. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Sosialisasi SAK ETAP
dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi terhadap penerapan SAK ETAP
pada UMKM di kecamatan Sei Beduk kota Batam. Responden dalam penelitian
ini adalah pelaku UMKM yang berdomisili di kecamatan Sei Beduk kota Batam.
Populasi dalam penelitian ini Penelitian adalah pelaku UMKM yang berdomisili
di kecamatan Sei Beduk kota Batam yang telah terdaftar di Dinas Koperasi dan
Usaha Mikro kota Batam. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini adalah
sampling jenuh. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer.
Pengolahan data menggunakan program SPSS versi 21. Hasil pengujian
menunjukan bahwa secara parsial sosialisasi SAK ETAP berpengaruh signifikan
terhadap penerapan SAK ETAP pada UMKM di Kecamatan Sei Beduk Kota
Batam yang ditunjukkan oleh nilai t hitung 3,454 > t tabel 1,987, dengan tingkat
signifikan 0,001 < 0,05. Pemanfaatan teknologi informasi akuntasi berpengaruh
signifikan terhadap penerapan SAK ETAP pada UMKM di Kecamatan Sei Beduk
Kota Batam yang ditunjukkan oleh nilai t hitung 2,557 > t tabel 1,987, dengan
tingkat signifikan 0,012 < 0,05. Secara simultan sosialisasi SAK ETAP dan
pemanfaatan teknologi informasi akuntasi berpengaruh terhadap penerapan SAK
ETAP pada UMKM di Kecamatan Sei Beduk Kota Batam yang ditunjukkan oleh
nilai F hitung 26,975 > 3,10, dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05. Saran yang
diberikan dalam penelitian ini adalah diharapkan kepada pemerintah untuk lebih
memberdayakan serta mengarahkan UMKM dalam menerapkan SAK ETAP
untuk menyusun laporan keuangan.