Abstract :
Tujuan utama didirikannya sebuah perusahaan adalah untuk memaksimalkan nilai
perusahaan yang juga dikaitkan dengan harga saham. Agar tujuan tersebut
tercapai, maka dibutuhkan adanya kepemilikan manajerial dan kepemilikan
institusional dalam mengawasi kinerja perusahaan yang bilamana terdapat
manajer yang lebih mementingkan dirinya sendiri daripada perusahaan sehingga
akan mempengaruhi turunnya nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk
menguji pengaruh struktur modal, kepemilikan manajerial, kepemilikan
institusional dan likuiditas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur
sektor aneka industri yang terdaftar di BEI. Penelitian ini menggunakan metode
kuantitatif dengan menggunakan laporan keuangan untuk menguji hipotesis yang
telah disusun terhadap variabel-variabel yang akan diteliti. Penelitian ini
menggunakan 15 perusahaan sektor aneka industri yang terdaftar di BEI selama
periode 2013-2017 sehingga diperoleh 75 unit analisis. Metode yang digunakan
dalam pengambilan sampel yaitu metode purposive sampling. Metode analisis
data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan alat bantu
aplikasi SPSS 22. Hasil penelitian uji statistik t menunjukkan bahwa kepemilikan
institusional berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan
sedangkan struktur modal, kepemilikan manajerial dan likuiditas berpengaruh
positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian uji statistik
F menunjukkan bahwa struktur modal, kepemilikan manajerial, kepemilikan
institusional dan likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai
perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri yang terdaftar di
BEI.