Abstract :
Permasalahan kualitas sebagai bagian penting dalam menyusun strategi
peningkatan perusahaan secara kompleks dalam mencapai tujuan untuk mampu
berdaya saing dan mampu bertahan dalam kompetisi global pada kelompok produk
yang sama. PT Doellken Bintan merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi
edge banding. Namun di dalam proses produksi masih ditemukan cacat yang
melebihi batas standar kualitas yang telah ditetapkan perusahaan sebesar 0.3%.Oleh
karena itu, perlu dilakukan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis cacat yang
sering muncul pada produk edge banding pada PT Doellken Bintan. Selain itu,
penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan
cacat pada produk edge banding pada PT Doellken Bintan. Berdasarkan hasil
pengolahan data dengan menggunakan metode Statistical Process Control yaitu
histogram dan diagram pareto ditemukan bahwa 5 faktor penyebab cacat pada produk
edge banding yang terindentifikasi, yaitu black dot, scratch, widhness out, primer
uneven dan dented. Dari ke 5 jenis defect tersebut, defect black dot merupakan jenis
defect tertinggi dengan presentase 40.83% dan jenis defect dented merupakan jenis
defect terendah dengan presentasek 8.26%. Selain itu, berdasarkan hasil pengolahan
data denganpeta kendali p ditemukan bahwa tidak terdapat data proporsi yang keluar
batas kontrol. Berdasarkan kondisi tersebut diketahui penyebab dari defect yang
terjadi adalah manusia, mesin, material dan metode kerja